KKN UNY Hadirkan GURU CERIA, Perkuat Kompetensi Guru PAUD di Lombok Tengah

Lombok Tengah, 9 September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) 2026 melalui program GURU CERIA (Gerakan Penguatan Kompetensi Guru dalam Pendampingan Anak) mendorong penguatan kompetensi guru dalam memahami tumbuh kembang dan kebutuhan anak usia dini. Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Penguatan Kompetensi Guru dalam Memahami Perkembangan dan Pendampingan Anak Usia Dini yang berlangsung di SPS Al-Mahyidin NWDI, Dusun Lembok, Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Rabu (9/9/2026).

Workshop yang berlangsung pukul 09.00–13.00 WITA tersebut diikuti oleh 24 guru dari lima lembaga pendidikan. Kegiatan menghadirkan Dr. Nelva Rolina, S.Pd., M.Si., Lektor Universitas Negeri Yogyakarta, sebagai narasumber. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memperkuat pemahaman mengenai perkembangan anak sekaligus merefleksikan praktik pendampingan yang dilakukan dalam keseharian di lingkungan pendidikan.

Dalam pemaparannya, Dr. Nelva Rolina menyampaikan materi “Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini (How to Create Smart Kids)”. Materi membahas pentingnya stimulasi dari lingkungan terdekat anak, termasuk keluarga dan guru, serta perlunya pembelajaran yang menyenangkan, menarik, dan aktif sesuai dengan karakteristik anak.

Anak usia dini juga dipandang sebagai individu yang aktif membangun pengetahuan melalui pengalaman konkret, interaksi sosial, dan refleksi. Karena itu, lingkungan belajar perlu memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus menyediakan ruang bagi anak untuk belajar melalui aktivitas yang sesuai dengan karakteristik dan tahap perkembangannya.

Materi tersebut kemudian berkembang menjadi diskusi yang dekat dengan pengalaman para guru. Peserta menyampaikan pertanyaan mengenai cara menghadapi dan mendampingi anak dengan karakter serta kebutuhan yang beragam. Salah satu pembahasan yang muncul berkaitan dengan bagaimana guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang berkesan, sehingga anak tidak hanya memperoleh pembelajaran di sekolah, tetapi juga memiliki pengalaman positif yang dapat diceritakan kembali kepada keluarga ketika pulang ke rumah.

Diskusi tersebut memperlihatkan bahwa pemahaman mengenai perkembangan anak perlu diterjemahkan ke dalam praktik pendampingan sehari-hari. Guru tidak hanya berperan dalam menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga membangun lingkungan yang mendukung rasa aman, nyaman, dan keterlibatan anak. Materi yang disampaikan turut menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sebagai bagian dari proses perkembangan anak.

Suasana workshop berlangsung interaktif dengan diselingi ice breaking yang membuat peserta lebih aktif mengikuti rangkaian kegiatan. Interaksi antara narasumber dan peserta juga memberikan ruang bagi guru untuk menghubungkan materi dengan pengalaman mereka dalam mendampingi anak di lingkungan pendidikan.

Melalui GURU CERIA, mahasiswa KKN UNY berupaya mendukung peningkatan kapasitas pendidik sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak. Penguatan kompetensi guru tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goal (SDG) 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendorong pendidikan yang inklusif, bermutu, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penguatan bagi guru untuk menerapkan pemahaman mengenai perkembangan anak dalam praktik pendampingan sehari-hari. Dengan pendekatan yang lebih responsif terhadap karakteristik anak, lingkungan pendidikan diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang aman, menyenangkan, dan menghadirkan pengalaman positif yang bermakna bagi anak.

 

Tentang Penulis

Alil Ulmi merupakan mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta dan peserta KKN Kerjasana UNY 2026 yang melaksanakan program GURU CERIA di Desa Pagutan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

   

 

Caption Dokumentasi:

Gambar.1 Narasumber Dr. Nelva Rolina, S.Pd., M.Si. menyampaikan materi dalam Workshop Penguatan Kompetensi Guru dalam Memahami Perkembangan dan Pendampingan Anak Usia Dini melalui program GURU CERIA, Rabu (9/9/2026).

Gambar.2 Guru peserta mengikuti rangkaian Workshop Penguatan Kompetensi Guru dalam Memahami Perkembangan dan Pendampingan Anak Usia Dini di SPS Al-Mahyidin NWDI, Lombok Tengah.

Gambar.3 Mahasiswa KKN UNY 2026 bersama peserta workshop setelah pelaksanaan program GURU CERIA di SPS Al-Mahyidin NWDI, Dusun Lembok, Lombok Tengah.